19, Logout Episode 1 Recap/Sinopsis

19, Logout (열아홉, 로그아웃) Episode 1 "Antara Gairah dan Ketenangan"

Durasi: 9 menit 58 detik
Tonton episode 1 di sini
-------------------------------------------
Drama dimulai dengan menunjukkan bagaimana hidup Eunjeong sudah ada di batas akhir. Eunjeong mendengar kakaknya yang meminta agar ia dimasukkan ke asrama. Kakaknya merindukan hidup sendiri tanpa satu atap dengan Eunjeong.
Di umurnya yang ke 19, Eunjeong merasa kalau ia berbicara pun tidak akan ada yang mendengar dirinya. Itulah alasan mengapa ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Cerita dibawa mundur ke saat sebelum hal tersebut dimulai.
Sunyoung memamerkan cushion terbarunya ke Somi. Gadis itu mengatakan kalau ia harus memohon mohon kepada pacarnya untuk dapat membeli cushion tersebut.
Tak lama setelah itu, datanglah Eunjeong menyapa Sunyoung dan Somi. Melihat apa yang sedang Sunyoung pamerkan, Eunjeong juga ikut mengeluarkan cushion yang sama. Eunjeong mengatakan kalau ia membeli cushion tersebut agar bisa menghadiri fansign Lee Taehee.
Setelah melihat reaksi yang kurang enak, Eunjeong yang mendapat dua tiket fansign berinisiatif untuk menawarkan kepada temannya. Somi yang sebenarnya ingin, akhirnya menolak karena Sunyong nampak tidak nyaman dengan Eunjeong yang ikut-ikutan pamer cushion. Somi beralasan kalau selebriti favoritnya telah berganti.
Sunyoung menyindir Eunjeong. Sunyoung berkata kalau Eunjeong seharusnya diam saja saat ia sedang pamer. Tapi tak lama setelah mengatakan hal tersebut, Sunyoung tertawa dan berkata kalau ia hanya bercanda.
Tak lama setelah itu, bel masuk berbunyi. Sunyoung dan Somi berdiri dan berjalan bersama untuk mata pelajaran pertama, olahraga. Eunjeong ditinggalkan oleh mereka berdua.
Di pelajaran berikutnya, Somi berbisik ke Sunyoung mengenai gebetan barunya. Gebetan baru Somi lumayan tampan dan merupakan seorang pekerja paruh waktu. Meskipun begitu, Somi sedikit kesal karena gebetannya tidak mau memulai obrolan.
Eunjeong yang sedang bosan mengirim post it kecil ke Sunyoung. Post it itu berisi tulisan 'aku bosan'. Namun Sunyoung menghiraukan post it tersebut dan mengatakan ke Somi kalau itu bukan hal penting.
Sunyoung kembali asik berbisik kepada Somi. Sunyoung memberi semangat ke Somi agar memulai obrolan terlebih dahulu. Bahkan Sunyoung sudah berpikir untuk mengadakan double date.
Eunjeong merasa kesepian. Sekalipun kelasnya berisi banyak orang, ia merasa seakan ia sedang sendiri.

Setelah kelas selesai, Eunjeong pergi untuk mengisi air mineral. Karena kehilangan fokus, air mineral yang ia isi sampai sedikit tumpah-tumpah.
Selesai mengisi air mineral, Eunjeong bertemu dengan Sunyoung dan Somi. Kedua temannya baru saja dari kantin. Eunjeong mengatakan kalau ia seharusnya diajak, karena ia juga kelaparan. Namun kedua temannya tampak tidak acuh dan mengatakan kalau Eunjeong bisa memilih opsi untuk pergi ke kantin sendirian.
Merasa mulai dijauhi, Eunjeong menawari Sunyoung dan Somi untuk makan tteokbokki bersama setelah sepulang sekolah. Eunjeong berjanji akan mentraktir keduanya.
Saat makan tteokbokki, Eunjeong dianggap seakan tidak ada. Sunyoung dan Somi memakan telur yang ada dan berbincang-bincang mengenai topik yang tidak Eunjeong ketahui.
Sepulang makan tteokbokki, Eunjeong melihat poster audisi untuk bermain teater. Eunjeong mengambil satu poster dan menyimpannya karena ia berniat untuk mengikuti audisi tersebut.
Eunjeong menyukai akting karena untuk sesaat ia dapat menjadi seseorang yang lain. Untuk sesaat ia tidak perlu memikirkan masalah yang ada.
Keesokkan harinya, Eunjeong pergi ke perpustakaan untuk mencari buku Don Quixote. Eunjeong menemukan buku tersebut bersamaan dengan Yeji, teman sekelasnya. Eunjeong mengatakan kalau Yeji boleh membacanya terlebih dahulu. Namun Yeji membiarkan Eunjeong untuk membaca buku itu lebih dahulu.

Yeji yang merupakan seorang anak cupu, merasa senang karena Eunjeong mengingatnya sebagai teman. Sebagai bentuk pertemanan, Yeji meminta Eunjeong untuk mendengarkan permainan piano nya. Yeji bilang ia pandai dalam bermain piano.
Eunjeong yang sebenarnya hanya basa-basi terpaksa harus mendengarkan alunan piano dari Yeji. Gadis itu sudah mulai mengantuk dan bosan. Beruntungnya, ada sebuah panggilan masuk. Hal tersebut membuat Eunjeong mampu terlepas dari Yeji.
Panggilan masuk itu adalah dari nomor tidak dikenal. Rupanya panggilan masuk tersebut adalah Eunjeong dihubungi dikarenakan ia berhasil lolos audisi tahap satu. Eunjeong menggunakan KTP milik kakaknya agar dapat mengikuti audisi tersebut. Kakak Eunjeong bernama Lee Kyeongeun. Eunjeong diminta untuk datang besok sebagai tahap lanjutan audisi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Web Drama Be My BoyFriend (2021) (Sinopsis)