19, Logout Episode 2 Recap/Sinopsis
19, Logout (열아홉, 로그아웃) Episode 2 "Memulai di jalan yang salah"
Durasi: 11 menit 3 detik
Tonton episode 2 di sini
Eunjeong menunggu dirinya untuk dipanggil audisi. Satu persatu peserta audisi masuk ke panggung. Tiap peserta tampil secara individu di depan juri. Peserta pertama adalah seorang laki-laki. Tak lama setelah menunjukkan kemampuannya, ia didiskualifikasi dikarenakan pemeran yang dicari adalah perempuan.
Di ruang tunggu, Eunjeong menunggu gilirannya dengan cemas. Peserta audisi lain menunggu sambil terus berlatih dialog Aldonza.
Peserta kedua adalah seorang wanita pemalu. Ia menutupi wajahnya karena ia tidak mampu mengucapkan dialog bila ada yang melihat matanya. Peserta kedua tereliminasi.
Setelah melakukan banyak audisi, para juri berunding mengenai siapa calon Aldonza yang akan mereka pilih. Salah satu juri mengatakan bahwa ia menyukai peserta yang menangis dengan keras. Namun si penulis cerita menolak dan mengatakan kalau ia tidak menyukai peserta itu.
Peserta berikutnya adalah Lee Kyung Eun, atau Eunjeong yang menyamar dengan KTP kakaknya. Eunjeong masuk ke panggung dan memulai aktingnya. Eunjeong tidak peduli akan peran yang akan ia dapatkan. Ia hanya peduli dengan alur cerita yang akan ia perankan.
Setelah selesai melakukan aktingnya, sang penulis menanyakan satu hal ke Eunjeong. Ia bertanya mengapa Eunjeong tidak berteriak seperti apa yang tertulis di dialog?
Eunjeong menjelaskan kalau ia ada di posisi tersebut, ia tidak akan punya energi untuk berteriak. Karena pada peran tersebut, Eunjeong adalah seseorang yang terbuang dan terluka. Sang penulis mengangguk lalu mengakhiri audisi Eunjeong.
Saat keluar dari gedung audisi, tanpa sengaja Sunyoung melihat Eunjeong menggunakan pakaian terbuka. Eunjeong yang kaget segera berlari dan bersembunyi di pelukan seorang pria. tersebut adalah si penulis. Setelah Sunyoung dan Somi pergi, Eunjeong menjelaskan kalau ia tidak dapat mengganti kostumnya karena kamar mandi di gedung audisi sedang dibersihkan.
Setelah mengatakan hal tersebut, si penulis berkata kalau Eunjeong diterima audisi. Sang penulis berjanji untuk memberi tahu Eunjeong mengenai ruang ganti di pertemuan berikutnya. Namun karena tiba-tiba kakak Eunjeong menelepon, Eunjeong tidak begitu mendengar apa yang penulis katakan. Ia segera pergi dengan alasan bahwa ada hal mendesak.
Eunjeong menghapus makeup dan mengganti pakaian sebelum masuk ke rumah. Eunjeong harus kembali ke realita hidupnya, realita kalau ia tinggal serumah dengan kakaknya.
Kakak Eunjeong (Lee Kyungeun) sedang membongkar kamarnya. Ia sedang mencari KTP-nya. Eunjeong berbohong dengan mengatakan kalau ia tidak tahu letak KTP kakaknya. Kyungeun yang melihat poster teater Aldonza membaca sebentar lalu menghiraukan poster itu.
Keesokan harinya, Eunjeong kembali masuk sekolah. Saat melihat baju macannya di lemari kelas, Eunjeong berpikir untuk membuangnya. Kegiatan Eunjeong dikagetkan dengan Sunyoung yang tiba-tiba hadir di belakang Eunjeong. Ia meminta tiket fansign yang saat itu Eunjeong tawarkan pada Somi.
Namun karena Eunjeong menganggap baju tersebut adalah rahasia, Eunjeong mengatakan pada Sunyoung kalau ia akan memberikan tiketnya nanti.
Percakapan antara Eunjeong dan Sunyoung terinterupsi dengan adanya siswi lain. Ia mengatakan kalau Eunjeong harus ke toilet di lantai 2.
Eunjeong melihat ada kerumunan di depan toilet. Kerumunan itu memanggil namanya. Kerumunan itu sedang menatap foto Eunjeong saat kemarin mengenakan pakaian terbuka.
Eunjeong merasa dunia nya telah runtuh. Saat kembali ke kelas, baju macan miliknya telah jatuh ke lantai. Somi dan Sunyoung menatap Eunjeong dengan pandangan jijik. Sunyoung tidak mau mendengarkan penjelasan apapun.
Eunjeong tidak tahu sejak kapan semua menjadi seperti ini. Sejak kapan semua salah paham ini dimulai? Lalu bagaimana ia harus mengatasi ini?
Komentar
Posting Komentar